Hanya Seonggok Kayu
Tuesday, March 6th, 2007Hari ini hujan turun lebih deras dari kemarin,
Sebelumnya aku sangat khawatir
Jika hujan tak kunjung reda
Kali ini aku memilih pasrah
Banjir sekalipun yang datang, aku tidak peduli
Aku kini tinggal seonggok kayu tak berharga
Pohonku ditebang oleh orang tak bertanggung jawab
Biar saja hujan setiap hari,
Biar banjir datang,
Biar aku terseret arusnya,
Sudah tak ada harapan untukku…
Andai kau peduli sekalipun, percuma!
Bukankah kau yang membiarkan orang itu menebang aku..?!
My sweety blue palace, March 5th 2007